Wednesday, November 25, 2009

E-mail dari readers yang saya appreciate

Since I started blogging in Jan this year, I’ve received several emails dari mereka yang mengalami pengalaman seperti saya. Jatuh cinta dan bercinta dengan mereka yang berlainan agama. Dengan berbagai cerita dan kesudahan. Saya appreciate setiap email itu sebab mereka banyak menjadi rujukan kepada saya. Bagi nasihat dan pandangan. Saya akan jadikan iktibar mana yang patut dan jadikan sempadan mana yang tidak harus diikut.

Bukan nak kata apa, tapi macam dalam ramai-ramai tu saya hanya dengar seorang sahaja yang berjaya ke jinjang pelamin. Tapi bukan dengan restu keluarga sebelah pihak. Mereka berahsia dan masih lagi rahsia sampai sekarang. Believe it or not? Saya respect sungguh. Yang lainnya pula tidak dapat meneruskan hubungan dan terlerai di tengah jalan. Ramai. Almost 90%. Nak kata saya rasa takut? Memanglah. Saya pun naik takut. Sebab macam dah tertulis. You will not make it Arianna.

I’m not stopping anyone from writing to me with their own love story. Saya lagi welcome sesiapa yang sudi menulis kepada saya. Kalau boleh nak bukukan semua kisah cinta itu. Kerana dalam dunia ini, cinta itu salah satu dari perkara yang terindah.

Mungkin saya boleh entrykan email2 itu di sini dgn merahsiakan siapa pengirim sebenar. Hanya untuk tatapan semua, untuk mereka baca dan jika ada yang bernasib sama dengan kami, boleh jadikan panduan. Kalau saya ada masa boleh saya minta izin dgn semua pengirim itu. Tapi mesti tak ada masa nya…

post signature





11 speak up:

[z@ck] said...

love is blind..
>_<

harap2 kamu kekal smpi ke jinjang pelamin dengan kevin..

suami yang baik adalah untuk isteri yang baik..

joegrimjow said...

agree wit u
sometimes kite ley discus plak camne nak buat untuk hadapi masalah (kalau ada) dengan org yg hadapi masalah cam kita

tumbler biru said...

hi yanna,

ehh..jangan lah negative sangat. itu cerita cinta org lain. cerita cinta yanna, belum tahu endingnya kan?

apa yang kita fikir tu, Allah tahu tau. sebab tu kita jangan main2 dgn apa yang kita fikir dan rasa dalam hati.

teruskan berusaha! jangan putus asa. mcm exam jugak lah. kalau tak dapat result gempak, tapi dah study sehabis baik, tetap puas hati kan? sebab itu semua kerja tuhan. He has better plans for us.

alahai..teruskan je perjuangan tu.

cheer up lah budak cheerleader! (ehh..betul kan?). he..

tumbler biru said...

hi yanna,

ehh..jangan lah negative sangat. itu cerita cinta org lain. cerita cinta yanna, belum tahu endingnya kan?

apa yang kita fikir tu, Allah tahu tau. sebab tu kita jangan main2 dgn apa yang kita fikir dan rasa dalam hati.

teruskan berusaha! jangan putus asa. mcm exam jugak lah. kalau tak dapat result gempak, tapi dah study sehabis baik, tetap puas hati kan? sebab itu semua kerja tuhan. He has better plans for us.

alahai..teruskan je perjuangan tu.

cheer up lah budak cheerleader! (ehh..betul kan?). he..

Judiene said...

could you tell me roughly how you guys fall in love with each other?
hehehe
:P

Afra Yuri said...

just follow your heart and beat the odds. i think ur family will understand IF you be honest with them..

btw, kakak ipar saya orang kadazan and convert to islam to married me abang. they both lived happily in Sabah ;)

hans said...

rasa2nya apa2pun kena dapat restu keluarga
baru hubungan itu harmoni kan?

farra8979 said...

klu dh jodoh x ke mana.. yg penting, dapat restu dari parent kedua belah pihak..

insyaallah, akak doakan semoga kamu mdapat kebahagiaan n keredhaan...

anyway, luv ur blog..

Anonymous said...

Alahaii Yanna...

Cam kak lynn pernah cakap dulu.. take one step a day...jangan dipikirkan sangat...kalau ada jodoh tak ke mana... ;)

-Kak Lynn-

niQue_naQ said...

hi, this my first time commenting yr blog although ive been reading it for a couple of months already :)

just wanted to share with you what my frends and i have been going through on having relationships with a non-muslim - is that the first and foremost rule, we cannot be so arrogant to assume that they have to be the one who would change to our religion, instead of us. to them, their religion is as important as ours, and may non-muslims find the fact that they are the ones who have compromise to change to Islam, have led to many disagreements and fights later in the marriage. to convert for love alone is certainly not enough. they have to really want it and even after the relationships ends, they still must want it.

changing a religion is a very important matter, it takes time.
a LOT of time.

then you have to reflect and consider, do you have the patience to wait?

hope all goes well for you and good luck! :)

Lifesaver said...

harap jodoh berpanjangan :)

Related Posts with Thumbnails